Minggu, 25 Maret 2012

PERNIKAHAN TIDAK DI SETUJUI


Hari pernikahan Alan dan Nana sudah di tentukan namun sayang pernikahan mereka tidak di setujui. Tapi mereka tetap melaksanakan pernikahan itu, saat akad baru di mulai tiba-tiba orangtua alan dan keluarganya datang mengusir nana di suruh pergi dari temapt tersebut tapi alan dan nana tidak mau berpisah tapi mereka di paksa dan di pisah. Akhirnya nana pulang kerumah, malam harinya saat semuanya udch tidur nana kabur dari rumah tanpa tujuan, esok harinya nana datang ke rumah alan,” Assalamualikum, permisi pak alannya ada?, ehhhhh kamu lagi, ngapain kamu kesini lagi pergi sana, orang tua alan mengusir nana. Belum lama kemudia alan keluar dan menahan nana pergi. Tiba-tiba datang pamannya alan, alan apa nana ada di sini?, ya paman, jawab alan lemah lembut. Kemudian orangtua alan menyahut, ya anak itu masih di sini padahal udah kita usir beberapa kali.”kalau kamu tidak mau mengurus pernikahan mereka biar aku yang mengatur pernikahan mereka, anggap saja ini rizki dalam keluarga, biar aku saja mengeluarkan biaya pernikahan mereka, jawab paman alan kepada saudaranya.
Akhirnya beberapa hari kemudian hari pernikahan alan dan nana sudah di tentukan dan mereka pun penikah. Meskipun sudah menikah orangtua alan masih tidak setuju atas pernikahan mereka. Alan dan isterinya di usir dari rumah dan merekapun pergi dari rumah. Alan dan isterinya pergi tanpa tujuan, mereka hidup di jalanan.
Beberapa minggu hidup di jalanan mereka tidak pernah makan nasi, tempat tinggal pun tidak ada. Secara tidak sengaja mereka bertemu sama pamannya,” loh kalian mgapain di sini?, kita tidak ngapa-ngapain paman, kita di usir sama ibu dan keluarga di sana, awalnya kkita tidak mau pergi tapi mereka semua di usir secara paksa sampai kami di dorong-dorong keluar dari halaman rumah, jawab alan dengan raut muka sedih. Saya tidak menyangka mereka begitu bencinya sama kalian, kalau begitu kalian ikut paman pulang tinggal bersama paman. Jawab papan kepada keponakannya.
Akhirnya alan dan nana dapat tempat tinggal untuk sementara walau Cuma numpang tapi paman alan ikhlas mereka tinggal di rumahnya. Selama tinggal di rumah paman alandan isterinya membantu pamannya mengerjakan apa saja yang ada.
Suatu hari, orang tua alan tiba-tiba datang kerumah saudaranya, kedatangan mereka di sambut dengan senyuman yang manis oleh semua oranng yang ada di rumah itu termasuk alan dan isterinya. Orangtua alan kaget dan tidak tau mau bilang apa, Cuma bisa bilang, “koq kalian bisa di sini?, ia kenapa kamu kaget ya, saya yang membawa mereka ke sini saya ketemu mereka di jalan, kamu bener-bener tidak tau untung allah sudah memberi kamu menantu sebaik nana, tapi kamu menyia-nyiakan mereka sayapun tidak sudi punya saudara seperti kamu, sekarang kamu pergi dari sini!. Jawab pamannya alan kepada saudarannya alias orangtua alan.
Alan dan isterinya hidup bahagia bersama pamannnya dan keluarga yang lainnya. Nana pun di izinkan sekalai-kali menjenguk keluarga nana. Akhirnya nana dan alan kini sudah bahagia mekipun merkeka belum punya rumah tapi ada paman yang mau berbaik hati sama mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar